Wanderlust Staycation adalah brand hospitality yang menawarkan paket staycation unik di villa dan boutique hotel di Bali dan Yogyakarta. Meskipun fasilitas premium dan lokasi strategis, copy mereka yang deskriptif dan membosankan membuat penjualan online rendah. Mereka ingin copy yang menghidupkan pengalaman liburan sebelum tamu tiba.
Tantangan:
- Copy terlalu deskriptif dan membosankan.
- Website dan media sosial tidak menghasilkan booking signifikan.
- Audiens target (usia 25–40, urban professional) sulit dibujuk dengan kalimat standar.
- Brand belum punya tone yang konsisten dan memorable.
Solusi:
Membangun pendekatan storytelling experiential marketing, dengan menulis seolah audiens sedang mengalami staycation secara langsung.
Strategi yang digunakan:
- Menulis Hero Copy Website yang Memikat: Mengubah deskripsi fungsional menjadi narasi yang membangkitkan indera dan imajinasi.
- Membuat Storytelling Social Media & Blog Content: Menciptakan content pillars seperti #MorningInParadise, #HiddenGem, dan #TravelerTips.
- Mengoptimalkan Booking Page dengan UX Copy: Menulis ulang microcopy agar lebih ramah, memotivasi aksi, dan menekankan perasaan.