Wanderlust Staycation: Rasakan Liburan Sebelum Tiba

Tanggal Rilis

12/10/2025

Lokasi

Bali & Yogyakarta, Indonesia

Client

Wanderlust Staycation

Kategori

Website Copywriting, Social Media Copywriting, UX Copywriting
Wanderlust Staycation, penyedia paket staycation unik di villa dan boutique hotel di Bali dan Yogyakarta, menghadapi penjualan online yang rendah karena copy yang generik dan tidak menggugah imajinasi. Deskripsi mereka hanya bersifat fungsional (“Nikmati villa nyaman dengan kolam renang pribadi”), gagal menciptakan emosi atau keinginan untuk melarikan diri dari rutinitas.

Wanderlust Staycation adalah brand hospitality yang menawarkan paket staycation unik di villa dan boutique hotel di Bali dan Yogyakarta. Meskipun fasilitas premium dan lokasi strategis, copy mereka yang deskriptif dan membosankan membuat penjualan online rendah. Mereka ingin copy yang menghidupkan pengalaman liburan sebelum tamu tiba.

Tantangan:

  • Copy terlalu deskriptif dan membosankan.
  • Website dan media sosial tidak menghasilkan booking signifikan.
  • Audiens target (usia 25–40, urban professional) sulit dibujuk dengan kalimat standar.
  • Brand belum punya tone yang konsisten dan memorable.

Solusi:

Membangun pendekatan storytelling experiential marketing, dengan menulis seolah audiens sedang mengalami staycation secara langsung.

Strategi yang digunakan:

  1. Menulis Hero Copy Website yang Memikat: Mengubah deskripsi fungsional menjadi narasi yang membangkitkan indera dan imajinasi.
  2. Membuat Storytelling Social Media & Blog Content: Menciptakan content pillars seperti #MorningInParadise, #HiddenGem, dan #TravelerTips.
  3. Mengoptimalkan Booking Page dengan UX Copy: Menulis ulang microcopy agar lebih ramah, memotivasi aksi, dan menekankan perasaan.
“Nadia benar-benar mengerti apa yang membuat orang ingin liburan. Copy-nya bikin orang ‘ngeh’ dan langsung klik ‘pesan’. Engagement dan booking meningkat pesat setelah kami menerapkan semua copy-nya.”
Arif
Marketing Director Wanderlust Staycation
Copywriting untuk travel itu seperti membawa orang dalam perjalanan imajinatif. Kata-kata yang tepat bisa membuat mereka ‘hidup’ di lokasi bahkan sebelum mereka memesan. Proyek ini menunjukkan fleksibilitas saya: dari tech ke beauty ke travel, Nadia mampu menyesuaikan tone, nuansa, dan gaya bahasa sesuai target audiens.

--, Nadia Pratama

Other Project

Linguago (5)
finsmart (5)
The Verdant (5)
vivalamode (5)
Dataflow (5)
Teras Rasa (5)