VivaLaMode adalah brand fashion online yang menjual pakaian kasual dan chic untuk wanita urban usia 20–35 tahun. Deskripsi produk yang generik dan engagement media sosial yang rendah menjadi masalah utama. Brand belum memiliki storytelling yang konsisten, sehingga sulit membangun loyalitas pelanggan. Tujuannya adalah menonjolkan gaya hidup, kepribadian, dan aspirasi target audiens, bukan hanya menjual produk.
Tantangan:
- Copy terdengar kaku dan membosankan.
- Audiens target sulit merasa terhubung.
- Website dan Instagram feed tidak mendorong konversi.
- Brand ingin tone yang chic, friendly, tapi tetap aspiratif.
Solusi:
Mengembangkan pendekatan “Fashion dengan cerita, bukan deskripsi,” dengan fokus pada narasi gaya hidup dan kepribadian.
Strategi yang digunakan:
- Rewriting Product Descriptions: Mengubah deskripsi fitur menjadi narasi lifestyle yang membangkitkan imajinasi pembaca tentang bagaimana produk tersebut dapat meningkatkan gaya dan kepercayaan diri mereka.
- Membangun Content Pillars Fashion: Membuat content pillar baru untuk media sosial yang meliputi: #OOTDVivaLaMode (inspirasi gaya), #BehindTheSeam (proses dan kualitas produk), dan #StyleTips (panduan fashion praktis).
Mengembangkan Brand Voice yang Chic & Aspiratif: Menetapkan tone yang memadukan kehangatan, modernitas, dan sentuhan aspirasi, sehingga audiens merasa terinspirasi dan terhubung.